A.
SASTRA
Sastra (Sanskerta: शास्त्र, shastra)
merupakan kata serapan dari bahasa Sanskerta śāstra, yang berarti "teks
yang mengandung instruksi" atau "pedoman", dari kata dasar śās-
yang berarti "instruksi" atau "ajaran". Dalam bahasa
Indonesia kata ini biasa digunakan untuk merujuk kepada
"kesusastraan" atau sebuah jenis tulisan yang memiliki arti atau
keindahan tertentu.
Yang agak bias adalah
pemakaian istilah sastra dan sastrawi. Segmentasi sastra lebih mengacu sesuai
defenisinya sebagai sekedar teks. Sedang sastrawi lebih mengarah pada sastra
yang kental nuansa puitis atau abstraknya. Istilah sastrawan adalah salah satu
contohnya, diartikan sebagai orang yang menggeluti sastrawi, bukan sastra.
Selain itu dalam arti
kesusastraan, sastra bisa dibagi menjadi sastra tertulis atau sastra lisan
(sastra oral). Di sini sastra tidak banyak berhubungan dengan tulisan, tetapi
dengan bahasa yang dijadikan wahana untuk mengekspresikan pengalaman atau
pemikiran tertentu. Yang termasuk dalam kategori Sastra adalah:
·
Novel
·
Cerita/cerpen
(tertulis/lisan)
·
Syair
·
Pantun
·
Sandiwara/drama
·
Lukisan/kaligrafi
A.
HUBUNGAN MANUSIA DENGAN SASTRA
Terdapat hubungan yang
erat antara sastra dan kehidupan, karena fungsi sosial sastra adalah bagaimana
ia melibatkan dirinya ditengah-tengah kehidupan masyarakat (Semi, 1989:56).
Melalui sastra, pola pikir seseorang atau kelompok masyarakat dapat
terpengaruh. Karena sastra merupakan salah satu kebudayaan, sedangkan salah
satu unsur kebudayaan adalah sebagai sistem nilai. Oleh karena itu, di dalam
sebuah karya sastra tentu akan terdapat gambaran-gambaran yang merupakan sistem
nilai. Nilai-nilai yang ada itu kemudian dianggap sebagai kaidah yang dipercaya
kebenarannya, sehingga pola pikir masyarakat dapat terbentuk melalui karya
sastra. Keterkaitan antara sastra, manusia, dan masyarakat sangat jelas,
Keterkaitan semuanya terdapat di dalam segala aspek. Karena bagaimanapun juga
sastra dan kehidupan sama-sama membahas dan membicarakan tentang manusia dan
masyarakat.
Bagi sastra, masyarakat merupakan faktor terpenting. Sedangkan
Masyarakat merupakan objek vital bagi ilmu sosial. Semua hal itu saling
mempengaruhi sikap masing-masing. Ketikan sastra telah mengemukakan sesuatu
yang benar dalam rekaannya, sedikit banyak akan mempengaruhi sikap sosial dan
ketika sosialitas terus berkembang. Antara sastra dan Perubahan sosial
masyarakat tidak ada yang paling menonjol. Dua hal tersebut saling mendukung.
Sastra bisa timbul karena perubahan sosial masyarakat, bisa juga perubahan
sosial yang ada akibat dari penciptaan sebuah karya sastra.
Hasil
karya sastra mempunyai pesan bila menantang struktur pemikiran, yaitu pandangan
dunia yang tidak kita sadari, tetapi yang menjiwai kehidupan sehari-hari di
dalam masyarakat. Unsur-unsur ini hanya kita dapati dalam karya-karya pengarang
yang unggul dan peka terhadap realitas sosial budayanya. Sastrawan ini
menjadikan kehidupan sosial transparan, menampakkan rahasia-rahasia suatu
kebudayaan yang bersama-sama didukung oleh para anggotanya beserta dasar-dasar
etos yang merupakan ciri khas dalam kehidupan sehari-hari biarpun dasar-dasar
itu tidak begitu manis.
A.
KESIMPULAN
Manusia
dan sastra itu saling berhubungan karena memiliki keterkaitan dalam segala
aspek. Karena bagaimanapun karya sastra membahas tentang manusia dan masyarakat
Semua hal itu saling
mempengaruhi sikap masing – masing. Ketika sastra telah mengemukakan suatu yang
benar dalam rekaannya, sedikit banyak akan mempengaruhi sikap sosial dan ketika
sosialitas terus berkembang.
Perubahan
sosial masyarakat dengan sastra tidak ada yang menonjol karena dua hal tersebut
saling mendukung. Perubahan sosial masyarakat bisa dipengaruhi oleh manusia
begitupun juga dengan karya sastra bisa dipengaruhi oleh perubahan sosil
masyrakat.
Karya
sastra tidak pernah lepas dari kehidupan masyarakat. Karya sastra mencerminkan
masyarakat, sastra mempengaruhi dan dipengaruhi oleh masyarakat itu sendiri.
Oleh karena itu penting kiranya dipahami bahwa sastra sudah sepantasnya untuk
diperhatikan dan diapresiasi sebagai sesuatu yang sangat perlu untuk baca,
dipahami dan jika perlu dikembangkan.
Referensi :
https://wahidasputra.wordpress.com/2016/03/29/manusia-dan-sastra/
https://id.wikipedia.org/wiki/Sastra
No comments:
Post a Comment